Senin, 23 Januari 2012

diujung jalan itu...


diujung jalan itu benakku bergelut tentang maya dan fana. denting kata yg terurai membuat jiwaku beku, membuat hatiku terasa semakin pilu... tentang rasa itu, kubiarkan seperti air mengalir, tanpa arah tp pasti... seperti hembusan angin yang tak berwujud tp nyata... namun akankah hadirnya seperti musim-musim yang tlah lalu... datang hanya untuk dicaci.. dihina.. diremehkan seperti daun kering yg jatuh dr sanggarnya.. seperti ranting yg patah dr dahannya lalu jatuh ketanah..?
lelah jasadku selalu meringkuk dalam lingkar ketidakpastian. fatamorgana yg kau ukir membuat angan liar ku bergejolak.. tanpa sadar aku tlah jauh terhanyut dalam bisik-bisik kelam mawarmu. 
sebuah asa yg kau sisipkan dalam mimpi-mimpiku, membuatku bertahan... dalam satu purnama itu aku kan kembali untuk sebuah janji yg tlah ku beri.. sebagai bukti tentang ksetiaan ini....  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PosT YouR coMMeNt