Selasa, 24 Januari 2012

prosa 3

serasa letih aku berjalan menggapai bahagia yang hakiki..
aku coba terus menyulam cerita..merengkuh mimpi..
menggenggam asa....
namun.. bait-bait kisah itu selalu pupus dihempas angin kemunafikan..
kini.. aku berintih diatas gurun gersang dengan kepala tak sanggup lagi mendongak keatas....
tapi aku sadar...
setinggi..seluas..dan sedalam apapun cinta..hanya takdir yang bisa menentukan..
dan hanya waktu yang bisa menjawabnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PosT YouR coMMeNt